Judul: Tapa Pendhem, Kumpulan Puisi Marjuddin Suaeb Penulis: Marjuddin Suaeb Editor: Ons Untoro, Indro Suprobo Isi: 14 X 20 cm, xii + 74 hlm Cetakan Pertama: Februari 2026 Penerbit: Tonggak Pustaka Menulis puisi, tak berhenti. Mungkin, satu-satunya aktivitas yang dilakukannya setiap hari, disela-sela melakukan pekerjaan lain. Ia tahu, puisi tidak menghasilkan uang, dan Marjuddin tidak mencari uang melalui puisi. Bertani, merupakan pekerjaan untuk mendapatkan uang, meskipun tak selalu dilakukannya sendiri, seringkali diburuhkan. Dalam berdiam diri di rumah, sambil merawat ibunya, ia merenungkan jalan hidupnya. Dalam situasi seperti ini, Marjuddin menangkap banyak momentum puitik, yang kemudian ia tuliskan menjadi puisi. Puisi-puisi Marjuddin menggunakan bahasa yang khas, dalam arti menggunakan caranya sendiri. Kalimat dalam puisinya pendek-pendek dan diteruskan titik, yang kemudian ditambah kata, lagi-lagi pendek. Kadang hanya satu dua kata. Penyair Fauzi Abza...
Menghidupkan Sastra dan Kebudayaan