Judul: Amuk Kenang, Sebuah Kumpulan Puisi
Penulis: Sutirman Eka Ardhana
Editor: Ons Untoro, Indro Suprobo
Isi: 14 X 20 cm, x + 78 hlm
Cetakan Pertama: Februari 2026
Penerbit: Tonggak Pustaka
Ini adalah kumpulan puisi terbaru dari Sutirman Eka Ardhana. Rupanya, masa lalu Eka tidak pernah lepas dari ingatannya, dan menjadi
kenangan yang (terus) memburu. Eka menyebutnya diamuk. Ingatannya seperti
diamuk kenangan. Masa kecil di Bengkalis, Riau, terbuka dari ingatannya. Seolah
Eka seperti melihat layar, dan suasana
tanah kelahiran bisa dilihat dari layar. Berbagai macam ingatan terus
menerjang, seperti gelombang laut yang tak bisa dilawan. Karena itu, Eka
menulis puisi berjudul ‘Amuk Kenang’ untuk mengkristalkan ingatannya. Judul
puisi itu sekaligus menjadi judul buku kumpulan puisi karyanya.
