Skip to main content

Hasrat Kekuasaan dan Erosi Demokrasi, Kumpulan Esai

 



Judul: Hasrat Kekuasaan dan Erosi Demokrasi, Kumpulan Esai
Penulis: Abidin Fikri dkk.
Editor:  Ons Untoro, Indro Suprobo
Isi: 14 X 20 cm, viii + 218 hlm 
Cetakan Pertama: Oktober 2026
Penerbit: Tonggak Pustaka


 

KEKUATAN politik selalu  menjadi penentu arah  bangsa: siapa yang diberi hak mengambil keputusan, dan siapa yang menikmati hasilnya. Namun di Indonesia hari ini, pertanyaan sederhana itu berubah menjadi kecemasan kolektif apakah kekuasaan benar-benar untuk rakyat atau justru untuk kelompok tertentu saja?

Secara ideal, demokrasi menempatkan kedaulatan di tangan rakyat. Kenyataannya, praktik politik uang, dinasti keluarga, dan patronase rutin menyingkirkan prinsip itu. Kita melihat calon-calon yang turun dari satu keluarga ke keluarga lain di berbagai pilkada dan parlemen.


Tulisan-tulisan dalam buku ini memberikan perspektif mengenaai kekuasaan dan demokrasi berikut varianya. Kekuasaan beserta apartusnya menunjukkan identitasnya, bahwa memiliki kekuasaan dan bisa mengatur relasinya, yang utama bukan untuk menegakkan hukum, melainkan lebih untuk menjaga kepatuhan.

Kekuasaan untuk siapa? Jawabannya hanya bisa menjadi satu: untuk Rakyat yang suaranya harus didengar, haknya dilindungi, dan kepentingannya ditempatkan di atas kepentingan sempit segelintir orang. Tanpa itu, demokrasi hanyalah label; kekuasaan tetap menjadi alat bagi mereka yang sudah memegang kendali.