Skip to main content

Cerita dari Perempuan, Kumpulan Cerpen 22 Penulis Perempuan

 


Judul: Cerita dari Perempuan, Kumpulan Cerpen 22 Penulis Perempuan
Penulis: Ami Simatupang et.al
Editor: Ons Untoro, Indro Suprobo
Isi: 14 X 20 cm, x + 198 hlm 
Cetakan Pertama: Desember 2025
Penerbit: Tonggak Pustaka

Kreativitas tidak lahir tiba-tiba. Ia dilatih dan ditumbuhkan. Semakin sering melatihnya, kreativitas akan mudah sekali hadir saat menemukan momentum. Rene Wellek dan Austin Warren dalam Teori sastra, menyebutkan, bahwa  sastra adalah suatu kegiatan kreatif. 22 perempuan ini sedang menjalankan kegiatan kreatif dengan menulis cerpen. Mereka bukan baru pertamakali menulis cerpen, sudah lama dan berulangkali karya cerpen ditulis dan dipublikasikan, termasuk diterbitkan dalam bentuk buku.

Karena tak saling mengikat, satu judul cerpen tak bisa dipilih untuk judul buku. Maka, ‘Cerita dari Perempuan’ diambil untuk menandai ‘lahirnya’ kumpulan cerpen  ini. Masing-masing penulis bercerita mengenai perempuan, bukan menyangkut dirinya, melainkan relasinya, dan perempuan sebagai institusi, sehingga ‘kisah dirinya’ bisa diabaikan. Dilahirkan menjadi perempuan menang tidak bisa memilih. Itu adalah takdir. Namun, yang takdir berbeda dengan yang kultural. Memasak bukan takdir, lebih bersifat kultural, karena laki-laki juga (harus) bisa memasak. Melahirkan dan menyusui merupakan takdir perempuan, laki-laki tak bisa melakukannya. Di luar itu, laki-laki dan perempuan mempunyai hak yang sama. Begitulah. Marilah kita mendengar(kan) cerita dari perempuan.